Lebih dari 15 ribu pengunjung, yang mayoritas merupakan warga Amerika Serikat, memadati Tacoma Dome, Tacoma, Washington, Amerika Serikat, dalam gelaran “The Asia Pacific New Year Celebration 2026”. Dalam acara tersebut, budaya Indonesia kembali menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung.
Perayaan yang digelar pada 28 Februari itu melibatkan sekitar 47 negara di kawasan Asia-Pasifik dan tahun ini diselenggarakan oleh Kamboja. Partisipasi Indonesia terwujud melalui kerja sama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco, Indonesian Cultural Association (ICA) Tacoma, dan Seattle-Surabaya Sister City Association (SSSCA).
Indonesia hadir tidak hanya melalui pertunjukan seni dan tradisi, tetapi juga memperkenalkan ragam budaya lewat tari, kuliner tradisional, serta promosi destinasi pariwisata. Konsul Jenderal RI San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menekankan pentingnya budaya sebagai sesuatu yang dapat dibagikan melalui pengalaman langsung. “Budaya bukan hanya sesuatu yang kita rawat di museum, tetapi juga untuk kita bagi melalui musik, gerak, cita rasa, cerita, dan perjumpaan langsung sebagai tetangga, sebagai teman, dan sebagai komunitas,” ujarnya dalam siaran pers KJRI San Francisco pada Rabu (4/3).
Dalam kegiatan itu, Indonesia menghadirkan gerai kuliner dan gerai pariwisata. Di gerai kuliner, pengunjung disuguhi wedang bajigur hangat khas Jawa Barat. Suasana juga dimeriahkan dengan atraksi tari Indang dan Baralek Gadang dari Sumatera Barat, serta Bajidor Kahot dari Jawa Barat.
Sementara di gerai pariwisata, KJRI San Francisco menggandeng Singapore Airlines dan Majestic Vacations untuk mempromosikan lima destinasi pariwisata prioritas Indonesia, yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
Yohpy juga menilai acara lintas budaya seperti ini penting di tengah situasi global yang dinilai kian terpolarisasi. “Di dunia yang terasa semakin terbelah, acara seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman, menumbuhkan kepercayaan, dan mengingatkan kita bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dikelola, melainkan kekuatan yang harus dirayakan,” katanya.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang acara, termasuk saat panitia mengadakan undian berhadiah tiket penerbangan pulang-pergi Seattle–Indonesia. Hadiah tersebut dimenangkan seorang ibu muda mantan ekspatriat yang fasih berbahasa Indonesia.
Di penghujung acara, Indonesia dinobatkan sebagai tuan rumah perayaan Asia Pacific New Year Celebration ke-29 pada 2027. KJRI San Francisco menilai penunjukan tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan peran diaspora dan diplomasi budaya Indonesia di kawasan barat laut Amerika Serikat, sekaligus mengundang komunitas Asia-Pasifik untuk kembali berkumpul dan merayakan persahabatan lintas budaya pada tahun depan.
Asia Pacific New Year Celebration merupakan program unggulan organisasi Asia Pacific Cultural Center yang telah memasuki penyelenggaraan ke-28. Ajang tahunan ini mempertemukan berbagai komunitas Asia-Pasifik dalam semangat persahabatan, persatuan, dan saling pengertian lintas budaya. KJRI San Francisco berharap partisipasi aktif Indonesia dapat memperluas pemahaman masyarakat AS dan komunitas Asia-Pasifik terhadap kekayaan budaya Indonesia, serta mendorong mereka untuk menjelajahi langsung destinasi wisata Indonesia.

