JAKARTA – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membahas dampak konflik di Timur Tengah terhadap stabilitas kawasan serta pasokan energi global dalam percakapan melalui sambungan telepon pada Selasa (21/4).
Pembicaraan tersebut menyoroti perkembangan situasi global, terutama potensi implikasi konflik Timur Tengah bagi kawasan Asia-Pasifik, termasuk kemungkinan gangguan terhadap rantai pasok energi.
Albanese menyampaikan bahwa ia telah berbicara dengan Prabowo dan membahas konflik di Timur Tengah serta dampaknya bagi kawasan. Pernyataan itu ia tulis di platform X, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia pada Rabu (23/04/2026).
Pembahasan ini mengemuka di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari. Serangan tersebut kemudian diikuti serangan balasan Iran ke berbagai target, termasuk aset militer di kawasan Teluk.
Situasi itu turut berdampak pada jalur distribusi energi global setelah Iran menutup Selat Hormuz, salah satu rute utama pengiriman minyak dunia.
Komunikasi kedua pemimpin mencerminkan kekhawatiran bersama atas implikasi konflik global terhadap kawasan, sekaligus menunjukkan upaya koordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan regional di tengah ketidakpastian geopolitik.