Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, meraih kemenangan atas wakil Taiwan, Sung Shuo-yun, pada ajang Indonesia Masters 2026. Putri menyelesaikan pertandingan dengan skor 21–15 di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).
Seusai laga, Putri mengaku bersyukur dan bangga dengan hasil yang diraih. Ia menyebut kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Putri juga menjelaskan bahwa ia sempat melakukan penyesuaian selama pertandingan, terutama terkait kondisi lapangan. Menurutnya, arah angin yang terasa berbeda memengaruhi strategi permainan yang diterapkan. “Bukan dibilang mencoba lapangan juga, tetapi lebih ke membaca arahan karena kondisi anginnya sedikit berbeda,” ujarnya.
Meski sempat menghadapi kendala kecil akibat arah angin, Putri tetap melanjutkan permainan dengan lebih berhati-hati. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam mengambil keputusan untuk menjaga ritme permainan sekaligus mengamankan poin demi poin hingga memastikan kemenangan.
Menatap laga berikutnya, Putri menyatakan keinginannya untuk tampil lebih baik. “Siapa pun lawan yang dihadapi besok, saya ingin bermain lebih baik dibandingkan hari ini,” kata Putri.
Sementara itu, Kepala Pelatih Tunggal Putri Utama Pelatnas PBSI, Imam Tohari, sebelumnya sempat memberikan evaluasi kepada Putri usai penampilannya di Hylo Open 2025. Dalam turnamen tersebut, Putri belum berhasil meraih gelar juara, namun Imam menilai hasil itu tetap penting dalam proses pembinaan jangka panjang sektor tunggal putri Indonesia.
Imam menilai terdapat peningkatan performa Putri dari sisi teknik, fisik, dan strategi bermain, meski penampilannya masih belum konsisten. Ia juga menyebut capaian runner-up di ajang BWF World Tour Super 500 sebagai indikator perkembangan positif bagi Putri.

