BERITA TERKINI
Tiga Langkah di 2026 untuk Menurunkan Risiko Kanker Kulit: Tutupi Kulit, Pakai Tabir Surya, dan Periksa Rutin

Tiga Langkah di 2026 untuk Menurunkan Risiko Kanker Kulit: Tutupi Kulit, Pakai Tabir Surya, dan Periksa Rutin

Memasuki tahun 2026, merawat kulit dapat menjadi salah satu resolusi kesehatan yang sederhana namun berdampak. Kulit merupakan organ terbesar tubuh, dan perlindungan terhadap sinar matahari berperan penting dalam menekan risiko kanker kulit.

Kanker kulit disebut sebagai jenis kanker yang paling umum di dunia. Meski demikian, penyakit ini juga dinilai sangat dapat dicegah. Berikut tiga langkah yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan risiko kanker kulit.

1. Tutupi kulit dengan pakaian yang tepat

Pakaian disebut sebagai pertahanan terbaik terhadap kanker kulit. Semakin banyak bagian tubuh yang tertutup, semakin baik perlindungannya. Namun, tidak semua bahan pakaian memberikan perlindungan yang sama. Kain rajutan rapat seperti denim dan bahan sintetis seperti poliester dinilai lebih baik dalam melindungi dari sinar matahari dibanding kain yang ditenun longgar dan bahan alami.

Selain pakaian, penggunaan topi bertepi lebar disarankan untuk melindungi wajah, kepala, dan leher. Untuk melindungi mata serta kulit sensitif di sekitarnya, kacamata hitam yang menghalangi sinar UV juga dianjurkan.

2. Gunakan tabir surya setiap hari

Sebuah penelitian menyebutkan penggunaan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi setiap hari dapat menurunkan risiko melanoma hingga 50% bila digunakan sesuai petunjuk. Tabir surya tersedia dalam berbagai bentuk, seperti semprotan, losion, dan minyak, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk penggunaan sehari-hari, disarankan memilih tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Sementara untuk aktivitas luar ruangan yang lebih lama, pilihan yang dianjurkan adalah tabir surya spektrum luas tahan air dengan SPF 50 atau lebih tinggi.

Penggunaan juga perlu diperhatikan: oleskan sekitar satu ons tabir surya ke tubuh 30 menit sebelum keluar rumah, lalu ulangi setiap dua jam atau segera setelah berenang maupun berkeringat.

3. Periksa kondisi kulit secara rutin

Kanker kulit dapat merusak penampilan dan berpotensi mematikan jika dibiarkan berkembang. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci. Kanker kulit disebut sangat dapat diobati bila ditemukan pada tahap awal.

Perkiraan tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk pasien melanoma yang terdeteksi dini mencapai sekitar 99%. Angka ini turun menjadi 75% ketika penyakit mencapai kelenjar getah bening, dan menjadi 35% ketika telah bermetastasis ke organ yang jauh.

Yayasan Kanker Kulit merekomendasikan pemeriksaan kulit dari ujung kepala hingga ujung kaki setiap bulan, serta pemeriksaan profesional ke dokter kulit setahun sekali. Jika menemukan sesuatu yang baru, berubah, atau tidak biasa pada kulit, disarankan segera membuat janji untuk memeriksakannya ke dokter.

Dengan beberapa penyesuaian gaya hidup, risiko kanker kulit dapat ditekan sekaligus membantu memperlambat penuaan kulit akibat paparan sinar matahari.