Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa mengatakan dirinya tidak akan menghadiri pertemuan puncak darurat Kelompok Tujuh (G7) yang diusulkan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih menjelang keberangkatannya ke Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, yang sekaligus menandai satu tahun masa jabatan keduanya.
Trump menyebut agenda di Davos sudah dipenuhi sejumlah pertemuan, termasuk pembahasan terkait Greenland. Ia mengatakan akan bertemu dengan pihak-pihak yang terlibat langsung.
Ucapan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan para pemimpin Eropa setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan terhadap sejumlah negara Eropa jika kesepakatan tidak tercapai bagi Amerika Serikat untuk mendapatkan Greenland.
Trump juga menyinggung Macron secara pribadi. Ia menyebut Macron sebagai kawan dan orang yang baik, namun menambahkan bahwa Macron “tidak akan menjabat terlalu lama lagi,” merujuk pada masa jabatan Presiden Prancis yang dijadwalkan berakhir pada 2027.
Dalam konferensi pers yang sama, Trump mempertanyakan apakah negara-negara sekutu di NATO akan membantu membela Amerika Serikat. Ia menyatakan kekhawatirannya karena AS telah menghabiskan dana yang besar untuk NATO dan menegaskan keyakinannya bahwa AS akan datang menolong sekutu, tetapi ia meragukan apakah para sekutu akan melakukan hal yang sama untuk AS.
Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat membutuhkan Greenland demi kepentingan keamanan nasional. Saat ditanya sejauh mana ia bersedia melangkah terkait Greenland, Trump menjawab, “Anda akan mengetahuinya.”

