BERITA TERKINI
Trump Umumkan Pemutusan Hubungan Dagang dengan Spanyol Usai Penolakan Akses Pangkalan untuk Operasi terhadap Iran

Trump Umumkan Pemutusan Hubungan Dagang dengan Spanyol Usai Penolakan Akses Pangkalan untuk Operasi terhadap Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pemutusan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik setelah pemerintah Spanyol menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militernya untuk operasi militer AS yang menargetkan Iran.

Keputusan tersebut muncul setelah pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez melarang penggunaan Pangkalan Udara Morón dan Pangkalan Angkatan Laut Rota untuk keperluan operasional militer Amerika Serikat terhadap Iran. Ketegangan ini menjadi sorotan karena kedua negara merupakan anggota NATO.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, Trump menyatakan Spanyol tidak memiliki komoditas yang dibutuhkan Amerika Serikat. “Spanyol sama sekali tidak memiliki apa pun yang kita butuhkan... kita akan memutuskan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol sama sekali,” kata Trump sebagaimana dikutip dari laporan media internasional.

Dari sisi ekonomi, kebijakan ini diperkirakan menekan sejumlah sektor ekspor utama Spanyol. Berdasarkan data Census AS tahun 2025, nilai ekspor barang Spanyol ke Amerika Serikat sekitar 21,3 miliar dolar AS per tahun. Angka itu setara dengan sekitar 5% dari total ekspor barang Spanyol dan menyumbang 1,3% terhadap produk domestik bruto (PDB) negara tersebut.

Sejumlah komoditas yang diperkirakan terdampak langsung antara lain minyak zaitun dan produk wine, mengingat Amerika Serikat merupakan salah satu pasar utama di luar Uni Eropa. Produk farmasi juga disebut berisiko terkena imbas karena sektor medis menjadi salah satu pilar ekspor Spanyol ke AS. Selain itu, sektor otomotif dan minyak olahan diperkirakan ikut terdampak karena berpotensi kehilangan pasar strategis.

Secara keseluruhan, perdagangan barang bilateral kedua negara mencapai sekitar 48 miliar dolar AS per tahun. Namun, dampaknya terhadap ekonomi Amerika Serikat dinilai relatif lebih kecil dibandingkan Spanyol. Ekspor AS ke Spanyol berada di kisaran 26–28 miliar dolar AS, yang disebut mewakili kurang dari 0,2% dari PDB AS yang bernilai lebih dari 28 triliun dolar AS.

Bagi Spanyol, kehilangan akses ke pasar Amerika Serikat dinilai menjadi tantangan yang lebih besar. Jika sektor jasa turut dihitung, nilai perdagangan tersebut disebut mencakup sekitar 4,4% dari PDB Spanyol. Sejumlah ekonom menilai Amerika Serikat dapat lebih mudah mencari sumber pasokan alternatif, sementara Spanyol akan menghadapi kesulitan menemukan pasar pengganti dalam waktu singkat.

Di luar isu perdagangan, Trump juga melontarkan pernyataan keras terkait penggunaan pangkalan militer yang berada di wilayah Spanyol. Ia mengklaim Amerika Serikat memiliki fleksibilitas untuk tetap menggunakan fasilitas tersebut jika diinginkan tanpa perlu bergantung pada persetujuan pemerintah setempat. “Kita bisa saja terbang dan menggunakannya. Tidak ada yang akan melarang kita,” ujarnya.

Hingga kini, pelaku usaha di kedua negara mulai menyampaikan kekhawatiran, terutama kalangan bisnis di Spanyol yang bergantung pada pasar di luar Uni Eropa. Ketidakpastian kebijakan dagang dan meningkatnya tensi diplomatik dinilai dapat memengaruhi perencanaan bisnis serta hubungan ekonomi kedua negara ke depan.