BRUSSELS — Duta besar dari 27 negara anggota Uni Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan darurat pada Minggu (18/1/2026). Pertemuan ini dipicu oleh keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menaikkan tarif terhadap delapan negara NATO di Eropa, menyusul penolakan negara-negara tersebut terhadap upaya pencaplokan Greenland oleh Amerika Serikat.
Rapat darurat itu berlangsung setelah pimpinan tertinggi Uni Eropa menyampaikan deklarasi solidaritas yang kuat kepada Denmark. Dalam pernyataan tersebut, mereka memperingatkan bahwa kebijakan tarif Trump berpotensi merusak hubungan transatlantik dan memicu “spiral penurunan yang berbahaya.”
Melalui pernyataan di media sosial, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menolak upaya mempertanyakan kedaulatan Kerajaan Denmark atas Greenland.
“Integritas teritorial dan kedaulatan adalah prinsip-prinsip fundamental hukum internasional,” kata keduanya, sebagaimana dikutip dari Russia Today. “Uni Eropa sepenuhnya bersolidaritas dengan Denmark dan rakyat Greenland.”
Tarif yang diumumkan Trump pada Sabtu menargetkan Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Belanda, dan Finlandia. Negara-negara tersebut disebut baru-baru ini mengirim kontingen militer kecil ke Greenland.
Para pemimpin Uni Eropa menegaskan bahwa latihan militer yang dipimpin Denmark telah dikoordinasikan sebelumnya dan tidak menimbulkan ancaman bagi pihak mana pun.

