BERITA TERKINI
DPRD Jateng: Produksi Pangan Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Pupuk Lebih Terjamin

DPRD Jateng: Produksi Pangan Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Pupuk Lebih Terjamin

Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik. Stabilitas sektor pertanian dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah dari potensi dampak krisis internasional.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, Sri Hartini, mengatakan dampak perang secara global memang sulit dihindari. Namun, ia menilai langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah telah memperkuat fondasi sektor pangan di Jawa Tengah. Menurutnya, Jawa Tengah kini telah mencapai swasembada pangan.

“Pangan terutama beras sekarang sudah swasembada, bahkan sudah ekspor. Jawa Tengah menduduki peringkat kedua nasional setelah Jawa Timur. Sebagai lumbung pangan nasional, target yang ditetapkan pemerintah sejauh ini sudah tercapai,” ujar Hartini saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).

Selain produktivitas yang disebut stabil, Hartini menyoroti ketersediaan sarana produksi, khususnya pupuk, yang dinilainya jauh lebih baik. Berdasarkan pemantauannya di lapangan, pupuk kini lebih terjamin ketersediaannya dengan harga yang lebih terjangkau bagi petani.

“Petani merasa bersyukur karena program pemerintah berdampak nyata. Dulu pupuk sangat sulit didapat, sekarang barangnya selalu siap dan harganya turun sekitar 20 persen. Ini sangat membantu kesejahteraan mereka,” katanya.

Meski situasi secara umum dinilai stabil, Hartini mengingatkan adanya ancaman bencana alam, seperti banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah produsen, antara lain Demak dan Grobogan. Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan skema mitigasi bagi petani yang mengalami gagal panen atau puso.

“Jika petani mengalami banjir dan tidak bisa panen, pihak desa bisa mengajukan bantuan kepada pemerintah. Nantinya, pemerintah akan memberikan bantuan bibit secara gratis sebagai bentuk kompensasi dan modal tanam kembali,” tegas Hartini.

Dengan ketersediaan pupuk yang lebih terjangkau serta skema mitigasi bencana, Jawa Tengah optimistis dapat terus menopang kebutuhan pangan nasional sekaligus meredam dampak ketidakpastian global terhadap sektor pertanian.