BERITA TERKINI
Janet Yellen: Konflik Iran Berisiko Dorong Inflasi dan Membuat The Fed Kian Sulit Pangkas Suku Bunga

Janet Yellen: Konflik Iran Berisiko Dorong Inflasi dan Membuat The Fed Kian Sulit Pangkas Suku Bunga

Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen memperingatkan bahwa lamanya konflik di Iran berpotensi memengaruhi pasar minyak dan pada akhirnya menekan pertumbuhan ekonomi AS serta meningkatkan tekanan inflasi. Menurut Yellen, situasi tersebut dapat semakin mempersulit tugas bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Dalam konferensi video di Long Beach, California, Senin (2/3), Yellen mengatakan ketidakpastian terkait Iran membuat The Fed cenderung mengambil sikap menahan kebijakan. Ia menilai bank sentral akan lebih berhati-hati untuk menurunkan suku bunga dibandingkan sebelum konflik tersebut terjadi.

Yellen juga menyoroti kondisi inflasi yang dinilainya masih berada sekitar satu poin persentase di atas target The Fed. Ia menambahkan, kebijakan tarif Presiden Donald Trump disebut berkontribusi sekitar setengah poin persentase terhadap laju inflasi, yang saat ini berada di kisaran 3%.

Menurut Yellen, sebelum munculnya guncangan dari Iran, The Fed merasa telah berhasil menangani pelemahan pasar tenaga kerja dan berada dalam posisi menunggu penurunan inflasi.