BERITA TERKINI
Ketua Parlemen Turkiye: Dunia Memerlukan Tatanan Global Baru yang Lebih Adil

Ketua Parlemen Turkiye: Dunia Memerlukan Tatanan Global Baru yang Lebih Adil

Ketua Parlemen Turkiye Numan Kurtulmus menilai dunia membutuhkan arah dan tatanan global baru yang lebih adil di tengah meningkatnya konflik, krisis kemanusiaan, dan ketegangan antarnegara.

Pernyataan itu disampaikan Kurtulmus dalam pidato penutupan Sidang Umum ke-152 Inter-Parliamentary Union (IPU) yang digelar di Istanbul. Ia mengatakan kondisi global saat ini menunjukkan perlunya perubahan mendasar dalam pendekatan internasional.

“Dunia ini tidak bisa terus seperti ini. Dunia membutuhkan jalan baru, pemahaman baru, dan solusi baru,” kata Kurtulmus.

Ia menekankan tatanan baru tersebut harus berlandaskan keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta prinsip kesetaraan bagi seluruh umat manusia.

Menurut Kurtulmus, dunia sedang memasuki periode penuh gejolak yang ditandai meningkatnya konflik, perang proksi, ketegangan perdagangan, serta krisis kemiskinan, kelaparan, dan migrasi global. Ia juga menyoroti krisis lingkungan dan perubahan iklim yang kian memburuk, yang menurutnya sebagian besar merupakan akibat ulah manusia.

Karena itu, ia menilai solusi atas berbagai krisis global harus datang dari manusia sendiri melalui perubahan pola pikir dan komitmen bersama.

Kurtulmus menyatakan dunia memerlukan “arsitektur global baru” di bidang politik dan ekonomi yang dapat dibangun melalui dialog antarparlemen serta kerja sama internasional. Ia menambahkan, arah baru tersebut tidak boleh hanya ditentukan oleh negara-negara kuat, melainkan harus mencerminkan kepentingan bersama seluruh umat manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Kurtulmus menyampaikan apresiasi atas tercapainya konsensus dalam “Deklarasi Istanbul” yang dihasilkan dalam sidang tersebut. Ia menilai kesepakatan itu sebagai capaian penting untuk memperkuat diplomasi parlementer.

Sidang Umum IPU ke-152 digelar di Istanbul dengan tema “Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Mendatang, Mewujudkan Perdamaian dan Menjamin Keadilan,” dan dihadiri delegasi parlemen dari berbagai negara.