Konflik di Timur Tengah disebut memicu keluarnya dana asing dari pasar keuangan Indonesia dengan nilai mencapai Rp 9,5 triliun. Sentimen geopolitik ini turut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), termasuk menguji level 7.950.
Di tengah dinamika tersebut, pergerakan pasar pada Kamis (7/5/2026) menunjukkan variasi. Rupiah tercatat menguat ke Rp 17.364 per dolar AS pada siang hari, yang dikaitkan dengan faktor geopolitik. Sementara itu, IHSG pada hari yang sama tercatat menguat 1,15% ke level 7.174.
Pada jajaran saham LQ45, beberapa emiten tercatat menjadi penggerak penguatan, di antaranya ICBP, MAPI, dan BBTN yang masuk daftar top gainers.
Dengan kondisi global yang masih dipengaruhi ketegangan geopolitik, perhatian investor tertuju pada arah arus dana asing serta kelanjutan pergerakan IHSG dalam menguji level teknikal yang disebutkan.

