Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan kehormatan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Medan, Furugori Toru, pada Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut disambut Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di ruang kerjanya di Pekanbaru.
Dalam pertemuan itu, Furugori menyampaikan apresiasinya terhadap kondisi dan potensi Riau. Ia menilai provinsi tersebut memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya, serta berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Furugori mengatakan kesan pertamanya muncul sejak tiba di Bandara SSK II Pekanbaru. Ia menyebut pemandangan kota terlihat bersih, hijau, dan kental dengan nuansa Melayu. Menurutnya, Riau juga memiliki potensi ekonomi yang besar.
Selain agenda di Pemprov Riau, Furugori dijadwalkan berada di Pekanbaru selama tiga hari. Dalam rangkaian kunjungannya, ia berencana bertemu Wali Kota Pekanbaru dan Kapolda Riau untuk membahas peluang kerja sama antarlembaga. Ia juga menyampaikan keinginannya menikmati perpaduan budaya tradisional dan modern, mencicipi kuliner khas Riau, serta membagikan pengalamannya di media sosial.
Furugori menegaskan kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan kerja sama antara Riau dan Jepang, terutama di bidang ekonomi, kebudayaan, dan pendidikan. Ia juga menilai Jepang dan Indonesia memiliki sejumlah kesamaan, termasuk nilai kekeluargaan dan ketertarikan pada kuliner.
Sementara itu, Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyambut baik niat Jepang untuk memperkuat hubungan dengan Riau. Ia mengatakan identitas budaya Melayu di Riau dapat langsung dirasakan wisatawan sejak tiba di Pekanbaru, termasuk melalui ornamen khas Melayu di bandara dan arsitektur Melayu pada sejumlah gedung pemerintahan.
Syahrial turut memaparkan ragam kekayaan kuliner Melayu Riau, seperti bolu kemojo, pisang kipas, mie sagu, gulai ikan patin, dan roti jalan. Ia menyebut Riau memiliki 168 jenis makanan olahan turunan dari sagu yang menjadi ciri khas daerah tersebut.
Selain kuliner, Syahrial juga menyampaikan sejumlah capaian rekor MURI di bidang kebudayaan yang diraih Riau, di antaranya penyajian mie sagu terbanyak dan tari Zapin berbusana kebaya labuh kekek yang disebut menembus rekor dunia.
Kunjungan Konjen Jepang ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara Riau dan Jepang, terutama dalam bidang budaya, pariwisata, investasi, dan pendidikan.

