BERITA TERKINI
PBI UMY Hadirkan Pengajar dan Penguji IELTS dari Australia dalam Perkuliahan Grammar

PBI UMY Hadirkan Pengajar dan Penguji IELTS dari Australia dalam Perkuliahan Grammar

Suasana perkuliahan mata kuliah Capita Selecta on Grammar di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berlangsung berbeda pada Selasa (20/1). Mahasiswa angkatan 2025 mendapat pengalaman belajar bertaraf internasional melalui kehadiran Mrs. Rene Leggot Park, pengajar sekaligus penguji IELTS asal Sydney, Australia, yang mengajar langsung di kelas.

Kehadiran Mrs. Rene disebut merupakan bagian dari jejaring akademik internasional yang dibangun melalui dosen pengampu mata kuliah, Eko Purwanti, S.Pd., M.Hum., Ph.D., yang akrab disapa Mrs. Eko. Dengan latar belakang pengajaran lintas negara, sesi perkuliahan berlangsung interaktif dan aplikatif, terutama dalam konteks penggunaan grammar untuk Bahasa Inggris akademik.

Mrs. Rene memiliki pengalaman mengajar di berbagai negara. Selain berprofesi sebagai pengajar dan penguji IELTS di Australia, ia pernah mengajar Bahasa Inggris di Korea Selatan, menjadi relawan pengajar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta menjalani program magang mengajar di UMY.

“Sebagai dosen grammar, saya melihat pertemuan dengan pengajar native speaker seperti ini sangat relevan. Selain memperkuat pemahaman materi, juga mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris secara akademik,” ujar Mrs. Eko.

Dalam perkuliahan tersebut, Mrs. Rene mengajak mahasiswa mengulas berbagai kesalahan umum (common mistakes) dalam penulisan grammar Bahasa Inggris akademik. Pembelajaran tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga mendorong diskusi aktif, tanya jawab, serta latihan kontekstual sehingga suasana kelas berlangsung dinamis.

Mahasiswa juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi mengenai peluang studi lanjut dan prospek karier internasional, khususnya di Australia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PBI UMY menghadirkan atmosfer pembelajaran global sekaligus memperluas wawasan internasional mahasiswa sejak dini.