Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah di tengah situasi geopolitik dunia yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas harga.
Langkah tersebut diambil setelah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah untuk bersiapsiaga menghadapi potensi inflasi serta dampak krisis global.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, Pemkab Tangerang telah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menekan inflasi di wilayahnya. Upaya yang dilakukan antara lain memantau harga barang pokok serta berkolaborasi dengan sejumlah pihak.
“Kita menekan inflasi daerah dengan memantau semua harga barang pokok dan juga bekerja sama. Pentahelix itu bekerja sama dengan Bulog dan juga BUMD-BUMD kita. Mudah-mudahan sih harga di Kabupaten Tangerang masih bisa ditekan ya inflasinya,” ujar Intan pada Jumat, 24 April 2026.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga menjalankan program Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi (Gaspol) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan. Menurut Intan, program tersebut menjadi bagian dari gerakan pemantauan harga barang pokok sebagai langkah menekan inflasi daerah.
Di luar pengendalian harga, Pemkab Tangerang juga akan fokus pada pelatihan bagi masyarakat untuk mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Pemerintah daerah juga menyiapkan akses permodalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM agar masyarakat dapat membuka usaha.