PT Pertamina (Persero) melalui program Rumah BUMN menggelar Webinar Kartini 2026 secara daring dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan ini diikuti lebih dari 500 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Webinar mengusung tema “Peningkatan Daya Saing, Inovasi, dan Akses Pasar untuk UMKM” sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kapasitas UMKM agar lebih tangguh dan mampu berkembang di tengah dinamika ekonomi global.
Acara dibuka oleh VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto. Ia menyoroti tekanan ekonomi global, termasuk kenaikan biaya produksi yang dinilai berdampak pada daya saing UMKM.
“UMKM saat ini sedang diuji daya tahannya. Namun, indikator ekonomi kita menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketahanan yang kuat harus diiringi dengan inovasi dan kegigihan agar UMKM mampu membuka peluang pasar baru dan terus meningkatkan daya saingnya,” ujar Rudi, dikutip Jumat (14/4/2026).
Webinar turut menghadirkan Nilamsari Sahadewa, Founder Kebab Turki Baba Rafi, sebagai pembicara. Ia membagikan pengalaman membangun usaha dari skala kecil hingga menembus pasar internasional.
Nilamsari menekankan pentingnya fondasi bisnis yang kuat, budaya kerja yang solid, serta kesiapan sumber daya untuk menghadapi pertumbuhan usaha. Ia juga menyoroti strategi membangun merek dan kemampuan menghadapi krisis sebagai bagian dari penguatan bisnis.
Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi disebut telah memiliki lebih dari 1.600 outlet yang tersebar di 10 negara, dan menjadi contoh UMKM Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Pertamina menyatakan pendampingan UMKM dilakukan melalui 30 Rumah BUMN. Hingga kini, program tersebut telah membina 15.884 UMKM. Pada periode Januari hingga Maret 2026, tercatat 1.323 sertifikasi, 267 pelatihan, dan 179 pameran lokal yang difasilitasi bagi UMKM binaan.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak berkelanjutan.
“Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu tumbuh dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk global,” ujarnya.
Momentum Hari Kartini dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya semangat perjuangan, inovasi, dan ketangguhan bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang lebih jauh serta membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas.