BERITA TERKINI
Rusia Tembakkan Rudal Oreshnik ke Ukraina Barat Dekat Perbatasan Polandia

Rusia Tembakkan Rudal Oreshnik ke Ukraina Barat Dekat Perbatasan Polandia

KYIV – Rusia kembali meningkatkan eskalasi perang dengan menembakkan rudal hipersonik Oreshnik ke wilayah Ukraina barat, dekat perbatasan Polandia yang merupakan anggota NATO. Serangan pada Jumat dini hari, 9 Januari 2026, itu disebut sebagai upaya intimidasi terhadap negara-negara Eropa agar menghentikan dukungan kepada Kyiv.

Ini menjadi kali kedua Rusia menggunakan rudal balistik jarak menengah (IRBM) Oreshnik sejak senjata tersebut pertama kali diluncurkan pada November 2024. Rudal itu diketahui mampu membawa hulu ledak nuklir, meski pejabat Ukraina menyatakan Oreshnik yang digunakan kali ini membawa hulu ledak tiruan yang tidak aktif.

Serangan Oreshnik disebut terjadi dalam gelombang besar serangan udara Rusia yang melibatkan 242 drone dan 36 rudal. Serangan menargetkan wilayah Kyiv dan Lviv.

Otoritas Ukraina melaporkan empat orang tewas di Kyiv dan puluhan lainnya terluka. Serangan juga memicu pemadaman listrik yang berdampak pada lebih dari 500 ribu rumah, di tengah suhu dingin ekstrem yang diperkirakan mencapai minus 10 derajat Celcius.

Salah satu korban tewas adalah Serhiy Smoliak (56), seorang petugas medis darurat. Ia dilaporkan meninggal saat memberikan pertolongan ketika terjadi serangan susulan drone Rusia.

Pejabat senior Ukraina menyebut rudal Oreshnik menghantam bengkel milik perusahaan negara di Lviv. Dampaknya dilaporkan berupa kerusakan struktural ringan serta terbentuknya kawah di area hutan sekitar akibat submunisi.