BERITA TERKINI
Trump Bagikan Konten Bernada Rasis soal Imigran India dan Cina, Picu Reaksi Keras New Delhi

Trump Bagikan Konten Bernada Rasis soal Imigran India dan Cina, Picu Reaksi Keras New Delhi

Hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan India dan Cina dilaporkan berada dalam tekanan setelah Presiden AS Donald Trump membagikan konten bernada rasis melalui akun Truth Social miliknya. Dalam unggahan tersebut, Trump melabeli Iran dan Cina sebagai “hellhole” atau “lubang neraka”, yang memicu gelombang kemarahan internasional.

Konten yang dibagikan Trump berasal dari siniar (podcast) Michael Savage, pembawa acara radio konservatif. Dalam rekaman itu, imigran asal India dan Cina dituduh gagal berintegrasi dan tidak memiliki loyalitas terhadap Amerika Serikat, serta disebut berbeda dibanding imigran asal Eropa.

Istilah “hellhole” dalam bahasa Inggris secara harfiah berarti “lubang neraka”, dan secara kiasan kerap digunakan untuk menggambarkan tempat atau kondisi yang dianggap sangat tidak menyenangkan, kotor, berbahaya, atau mengerikan.

Pemerintah India merespons keras unggahan tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menyatakan pernyataan itu ofensif dan tidak mencerminkan realitas hubungan bilateral India-AS.

“Pernyataan itu jelas tidak berdasarkan informasi, tidak pantas, dan memiliki selera yang buruk. Ini tidak mencerminkan realitas hubungan India-AS yang selama ini didasarkan pada rasa saling menghormati,” kata Jaiswal pada Kamis (23/4/2026).

Di dalam negeri India, Partai Kongres yang menjadi oposisi mendesak Perdana Menteri Narendra Modi untuk secara pribadi menegur Trump atas pernyataan yang dinilai menghina dan melukai perasaan rakyat India.

Kontroversi ini juga memunculkan sorotan terkait kondisi internal pemerintahan Trump. Dalam artikel tersebut, serangan xenofobia dinilai ironis karena Usha Vance—istri Wakil Presiden Trump—disebut merupakan putri dari imigran asal India, sehingga memicu tuduhan hipokrisi terhadap Presiden AS.