MELBOURNE, AUSTRALIA — Pekan kedua Australia Open dimulai dengan rangkaian pertandingan babak 16 besar pada Minggu (25/1). Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka menjadi sorotan utama saat keduanya memburu tiket ke perempat final Grand Slam pembuka musim di Melbourne Park.
Setelah cuaca ekstrem dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius mengganggu pertandingan pada Sabtu, kondisi di Melbourne diperkirakan jauh lebih bersahabat. Temperatur turun ke kisaran 23 derajat Celsius, memberi situasi yang lebih nyaman bagi para pemain di fase krusial turnamen.
Unggulan teratas putri Aryna Sabalenka, juara Australia Open dua kali, membuka laga di Rod Laver Arena melawan petenis muda Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko. Mboko melaju ke babak 16 besar pada debutnya di Melbourne setelah memenangi pertarungan tiga set melawan unggulan ke-14 asal Denmark, Clara Tauson.
Menjelang pertandingan, Mboko menyebut kesempatan tampil di lapangan utama sebagai pengalaman yang spesial. “Saya benar-benar bersemangat. Tidak banyak orang yang bisa merasakan pengalaman seperti ini. Bermain pada hari Minggu di lapangan utama itu sangat keren. Saya hanya ingin menunjukkan apa yang saya punya,” ujarnya.
Sabalenka sendiri baru melewati pertandingan berat melawan Anastasia Potapova, yang memaksanya bermain hingga dua tie-break. Ia mengakui emosinya sempat naik turun, namun menegaskan pendekatan yang akan dipegang saat menghadapi Mboko. “Saya harus turun ke lapangan, memainkan tenis terbaik saya, dan bertarung untuk setiap poin. Itu pendekatan saya,” kata Sabalenka.
Pemenang duel Sabalenka kontra Mboko akan menghadapi pemenang pertandingan antara remaja Amerika Serikat Iva Jovic dan wakil Kazakhstan Yulia Putintseva di perempat final. Laga Jovic melawan Putintseva dijadwalkan berlangsung pada sesi sore di John Cain Arena.
Di sektor putri lainnya, unggulan ketiga Coco Gauff akan berhadapan dengan unggulan ke-19 asal Ceko Karolina Muchova. Sementara itu, petenis Ukraina Elina Svitolina akan ditantang remaja Rusia berusia 18 tahun, Mirra Andreeva. Para pemenang dari dua pertandingan tersebut akan saling bertemu di babak perempat final.
Dari sektor putra, juara Grand Slam enam kali Carlos Alcaraz dijadwalkan tampil setelah pertandingan Sabalenka di Rod Laver Arena, menghadapi petenis Amerika Serikat Tommy Paul. Alcaraz sebelumnya menyampaikan keyakinannya bahwa performanya terus membaik seiring turnamen berjalan.
Meski sudah mengoleksi berbagai gelar besar, Australia Open masih menjadi satu-satunya Grand Slam yang belum dimenangi Alcaraz. Dalam empat penampilan sebelumnya di Melbourne Park, pencapaian terjauhnya adalah perempat final.
Jika mampu menyingkirkan Paul, Alcaraz akan bertemu pemenang laga antara unggulan keenam tuan rumah Alex De Minaur dan unggulan ke-10 asal Kazakhstan Alexander Bublik. Pertandingan De Minaur melawan Bublik menjadi sajian utama sesi malam di Rod Laver Arena.
Sementara itu, tiga kali finalis Australia Open Daniil Medvedev, yang selamat dari ancaman kekalahan lima set di babak ketiga, berpotensi kembali menghadapi laga berat saat bertemu petenis muda Amerika Serikat Learner Tien. Keduanya sudah bertemu tiga kali tahun lalu, dengan Tien memenangi dua di antaranya, termasuk duel lima set di putaran kedua Australia Terbuka.
“Saya akan mencoba melakukan yang terbaik, mungkin untuk mengejutkannya di beberapa momen,” kata Medvedev. Pemenang pertandingan ini dijadwalkan menghadapi unggulan ketiga asal Jerman Alexander Zverev atau petenis Argentina Francisco Cerundolo di perempat final.

